Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) menggelar kegiatan Sosialisasi SASPAK 2.0 pada Senin, 6 Juli 2026 secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya LAMSPAK memberikan pemahaman mengenai penggunaan Sistem Akreditasi Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (SASPAK) 2.0. Sosialisasi ini juga membahas penerapan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) yang telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025.
Ketua Dewan Eksekutif (DE) LAMSPAK, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemahaman terhadap SASPAK 2.0 menjadi hal yang penting bagi program studi agar proses pengajuan akreditasi dapat dilakukan dengan benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Tim IT LAMSPAK yang terdiri atas Dr. MD. Enjat Munajat, S.Si., M.T.I.; Krisna Eka Pratama, S.Pi.; dan Eka Rafi Dimasyono. Pembaruan pada SASPAK 2.0, meliputi penyempurnaan tampilan sistem serta penambahan berbagai fitur baru yang dirancang untuk mendukung proses akreditasi agar lebih efektif dan efisien.

Selanjutnya, sesi diskusi dan tanya jawab seputar SASPAK dipandu oleh Dra. Sri Murni, M.Kes., Ph.D. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan pada dua termin dengan masing-masing termin terdiri dari lima penanya. Namun, karena keterbatasan waktu, maka para penanya yang belum mendapat giliran dipersilakan menyampaikan pertanyaan melalui sekretariat.

Salah seorang peserta menanyakan “Apakah pengajuan akreditasi yang telah disampaikan melalui SASPAK 1.0 perlu diajukan kembali pada SASPAK 2.0?” Penanya lain menanyakan “Bagaimana skema pembiayaan yang berlaku saat ini?” Menjawab kedua pertanyaan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa migrasi dari SASPAK 1.0 ke 2.0 dilakukan oleh Tim IT LAMSPAK, sedangkan ketentuan biaya akreditasi sesuai regulasi terbaru.


Sosialiasi SASPAK 2.0 diikuti oleh 526 peserta sebagai perwakilan program studi cakupan LAMSPAK. Sosialisasi SASPAK 2.0 kepada program studi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dalam proses pengajuan akreditasi yang menggunakan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 2.0.
